Indonesia Jadi Negara dengan Jumlah Kedai Kopi Terbanyak di Dunia

Indonesia kembali mencatat pencapaian yang membanggakan di dunia perkopian. Bukan hanya dikenal sebagai salah satu penghasil kopi terbaik di dunia saja, karena sekarang Indonesia juga resmi menempati posisi pertama sebagai negara dengan jumlah kedai kopi terbanyak di dunia.
Berdasarkan data Point of Interest (POI) global hingga akhir 2025, Indonesia memiliki sekitar 461.991 kedai kopi dan outlet terkait kopi yang tersebar di seluruh penjuru Nusantara. Angka ini menjadikan Indonesia lebih unggul dibanding negara-negara lain yang mempunyai banyak kedai kopi juga misalnya seperti di China dan Amerika Serikat.
Nah yang menariknya nih, jumlah ini bukan hanya berasal dari coffee shop modern yang ada di kota-kota besar saja. Yang membuat angka Indonesia begitu tinggi ini justru karena keberagaman model kedai kopiyang ada di setiap daerah, mulai dari warung kopi tradisional, coffee stall di pinggir jalan, kedai kopi rumahan, hingga specialty cafe modern.
Jumlah Kedai Kopi di Jawa Timur dan Jawa Barat Jadi Penyumbang Angka Terbesar
Kalau bicara sebaran wilayah, dua provinsi yang menjadi penyumbang terbesar adalah Jawa Timur dan Jawa Barat.
Data menunjukkan bahwa Jawa Timur memiliki sekitar 105.397 kedai kopi, sementara di Jawa Barat ada sekitar 88.819 kedai kopi. Artinya, hampir seperempat dari total kedai kopi yang ada di Indonesia ini berada di Jawa Timur saja.
Ini bisa jadi cukup masuk akal karena di dua wilayah ini mempunyai kombinasi yang kuat antara:
- jumlah penduduk nya yang besar
- budaya nongkrong yang tinggi dibandingkan daerah lainnya
- pertumbuhan kota dan kabupaten yang cenderung cepat
- banyaknya pelaku UMKM kopi
Di kota-kota seperti Surabaya, Malang, Bandung, Bogor, hingga Bekasi, kedai kopi hadir dalam berbagai konsep, mulai dari yang premium sampai yang sangat terjangkau.
Jakarta dan Kota Besar, Identik dengan Kedai Kopi Modern
Di wilayah metropolitan seperti Jakarta, Tangerang, Depok, dan sekitarnya, model kedai kopi yang paling banyak adalah sejenis coffee shop modern.
Biasanya modelnya seperti:
- grab and go coffee atau coffee to go
- kafe minimalis yang juga bisa dipakai untuk kerja
- chain coffee shop
- specialty cafe dengan single origin
Di area perkantoran, konsep yang paling sering muncul adalah kedai kopi cepat saji dengan menu praktis seperti kopi susu, americano, dan pastry ringan.
Sementara di area lifestyle seperti Kemang, Senopati, dan BSD, banyak kedai kopi yang mengusung konsep yang lebih estetik dan experience-driven.
Coffee shop di kota besar bukan sekedar tempat membeli kopi saja, tapi juga tempat yang bisa dijadikan sebagai ruang meeting, remote working, dan tempat nongkrong.
Jawa Tengah dan Yogyakarta, Mayoritas Kedai Kopi Bernuansa Komunitas
Kalau bergeser ke Jawa Tengah dan Yogyakarta, model kedainya akan terasa sedikit berbeda. Karena di wilayah ini, banyak coffee shop yang tumbuh dengan konsep community space, art space, tempat diskusi, atau creative hub.
Jogja misalnya, di daerah ini terkenal dengan banyaknya kedai kopi yang menggabungkan antara kopi dengan unsur seni, musik, dan komunitas. Tidak sedikit kedai kopi yang juga menjadi tempat event kecil seperti acoustic session, poetry night, hingga diskusi kreatif.
Model kedai kopi yang seperti ini bisa membuat kedai kopi jadi terasa lebih hangat dan punya identitas lokal yang kuat.
Sumatra, dengan Warung Kopi Tradisional nya yang Masih Sangat Kuat
Di wilayah Sumatra, khususnya Aceh, Medan, dan Padang, model kedai kopi tradisional nya masih sangat dominan.
Warkop di daerah ini biasanya mempunyai ciri khas tersendiri, seperti:
- tempat duduk yang lebih terbuka
- porsi meja yang besar untuk ngobrol ramai-ramai
- ada menu kopi tubruk atau kopi saring khas daerah
- buka lebih lama dari pagi hingga malam
Di Aceh misalnya sudah lama dikenal dengan budaya warung kopi nya yang sangat kuat. Di sana, warung kopi bukan sekadar tempat minum kopi saja, tapi juga ruang sosial untuk ngobrol, diskusi, bahkan meeting informal. Nggak cuma orang dewasa saja karena anak-anak muda pun juga banyak yang meramaikan kedai kopi disini.
Ini juga yang menjadi salah satu alasan kenapa jumlah titik kedai kopi di Indonesia bisa jadi sangat tinggi, karena model seperti ini juga ikut terhitung dalam database POI, jadi bisnis apapun yang berhubungan dengan menjual minuman kopi tanpa pandang ukuran bisnisnya.
Bali dan Destinasi Wisata, Ada Banyak Coffee Shop Berbasis Experience
Di daerah wisata seperti Bali, model coffee shop yang berkembang lebih fokus pada experience dan ambience.
Konsep yang sering ditemui biasanya lebih mengutamakan konsep misalnya seperti:
- tropical cafe
- coffee shop outdoor
- brunch and coffee concept
- specialty slow bar
Banyak kedai kopi di Bali juga menonjolkan kopi lokal Indonesia seperti Kintamani dan Flores sebagai bagian dari storytelling menu mereka. Dan di sini, coffee shop tidak hanya menjual minuman, tetapi juga pengalaman visual dan lifestyle yang menarik banyak minat lokal dan internasional.
Kedai Kopi Kecil dan Warung Kopi Jadi Sumber Utama Tingginya Jumlah Kedai Kopi di Indonesia
Yang paling menarik dari angka 461 ribu lebih ini adalah fakta bahwa Indonesia punya spektrum model kedai yang sangat luas. Mulai dari warung kopi sederhana, kopi keliling, booth kopi yang ada di pinggir jalan, coffee shop franchise, hingga specialty cafe premium. Semua ikut membentuk ekosistem kopi nasional.
Inilah yang mungkin tidak dimiliki banyak negara lain dengan jumlah sebesar Indonesia. Banyak negara punya coffee chain yang besar, tapi Indonesia punya kombinasi antara modern coffee culture dan budaya warung kopi tradisional yang masih sangat hidup. Jadinya pertumbuhan di bidang kopi pun juga bisa lebih merata.




