
Bagi kebanyakan orang, minum kopi adalah kewajiban harian yang tidak bisa diganggu gugat bahkan saat sakit sekalipun. Akan tetapi jangan segera minum kopi setelah minum obat karena dapat memicu aritmia jantung atau denyut tidak normal.
Efek melek yang dirasakan setelah minum kopi didapat dari kandungan kafein yang bekerja dengan merangsang kerja otak dan jantung. Akan tetapi, kafein dalam kopi dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat. Contohnya efedrin dan fenilpropanolamin, dua obat yang berfungsi mengatasi gejala flu dan hidung tersumbat.
Ketika minum kopi setelah minum obat ini, maka detak jantung akan meningkat drastis. Ini jelas sangat buruk dampaknya bagi jantung. Hal yang sama akan terjadi seperti pada obat asma, theophylline atau mirip dengan kafein, antidepressan dan obat antipsikotik, kelompok antibiotik kuinolon, dan pil KB.
Bahaya lainnya dari minum kopi setelah minum obat adalah bisa memicu keracunan karena kafein dapat bertahan lebih lama di dalam tubuh.
Itu sebabnya kafein tidak bisa dikonsumsi setelah meminum obat. Minum obat sebaiknya dengan air putih dan tidak disarankan minum obat dengan kopi, teh, jus, susu, minuman ringan bersoda, apalagi minuman keras. Beri jarak 2-3 jam setelah minum obat, barulah minum kopi.
_______________
Reference: hellosehat.com ☕




