
Tak ada yang mau berhenti dari kopi. Tapi jika kamu berada di beberapa kondisi khusus, mau tak mau harus berjeda sebentar dari kopi.
KOPI adalah candu yang tanpanya hidup penikmatnya akan kurang serunya. Kehadiran kopi setiap hari memberi dampak positif yang begitu besar. Namun, ada kalanya kita harus berjeda sebentar dari kopi untuk menjaga stabilitas kesehatan. Dan di kondisi tertentu ini, kopi memang harus dijauhkan sebentar sampai segalanya kembali normal.
Lalu kapan kita harus berhenti sebentar dengan kopi? Jawabannya ada di beberapa poin di bawah ini!
Saat Butuh Istirahat Penuh
Kopi sepaket dengan kafeinnya menstimulus tubuh agar terus aktif dan produktif. Dan saat kondisi tubuh benar-benar kelelahan, kita harus istirahat total. Saat ini terjadi, kamu harus ‘berpuasa’ sehari atau lebih dengan kopi. Jangan biarkan tubuh menerima kafein yang akan mengakibatkan kamu sulit beristirahat karena ‘tendangan’ kafein menuntut kamu untuk aktif. Jika ingin minum sesuatu, seduhlah minuman tanpa kafein agar kamu senantiasa rileks dan santai.
Di Perjalanan Jauh
Jika kamu merupakan penumpang bukan pengemudi saat melakukan perjalanan jauh sebaiknya berjeda dulu dari kopi. Hal ini disarankan agar kamu bisa beristirahat dengan penuh dan bugar saat tiba di tempat tujuan. Selain itu, mengurangi konsumsi kopi saat melakukan perjalanan membantu kamu untuk tidak gugup serta mengurangi cemas. Jadi kamu bisa lebih santai menikmati perjalanan tanpa rasa gelisah.
Poin-poin di atas tidak berlaku untuk semua orang ya karena ada beberapa orang yang sudah imun dengan keberadaan kopi 😉✨
_______________
Reference: Majalah Otten ☕




