
Kopi bisa diseduh dengan beberapa teknik, termasuk espresso dan kopi tubruk yang populer di dunia. Lalu apa yang membedakan keduanya? Mana yang memiliki kandungan kafein dan kalori lebih tinggi?
Secangkir kecil espresso sering dianggap sebagai kopi yang sebenarnya. Rasanya yang kuat dan cenderung pahit membuat espresso menjadi kopi yang banyak digunakan sebagai dasar olahan kopi lainnya.
Tetapi ada juga metode penyeduhan lainnya yang sering ditemukan. Salah satunya kopi tubruk. Metode ini merupakan metode penyeduhan yang banyak dilakukan di rumah-rumah secara sederhana.
Penyeduhan espresso membutuhkan mesin espresso khusus untuk menghasilkan ekstraksi kopi yang kental. Cara menyeduh kopi tubruk juga cukup mudah dan sederhana tanpa bantuan alat apapun.
Secara umum, 1 cangkir atau 1 shot espresso akan mengandung kafein sebanyak 40-75 miligram. Takaran ini setara dengan 25 – 30 ml espresso yang disajikan dalam sebuah cangkir berukuran kecil.
Sedangkan, pada kopi tubruk konsentrasi kafeinnya lebih rendah, secangkir kopi tubruk berukuran 236 mililiter hanya mengandung 85 – 185 miligram kafein.
Secangkir kopi tubruk berukuran 236 mililiter bahkan dikatakan mengandung kalori sebanyak 2,4 kkal. Kemudian, pada 60 mililiter espresso bahkan dikatakan mengandung kalori yang jumlahnya lebih tinggi lagi. Espresso yang memiliki ukuran lebih kecil justru memiliki kalori lebih besar yaitu sekitar 5,4 kkal.
_______________
Reference: Food Health ☕




