Ceritakopi Nusantara

Kopi menjadi salah satu minuman yang digemari oleh banyak orang karena dianggap bisa menaikkan mood saat beraktivitas. Ternyata, menurut beberapa penelitian ada banyak manfaat kopi bagi kesehatan tubuh.  Sejumlah manfaat kopi bagi kesehatan di antaranya adalah menurunkan risiko kanker hati, diabetes tipe 2, dan gagal jantung. 

Manfaat kopi tersebut didapatkan lantaran mengandung nutrisi yang bermanfaat, termasuk riboflavin (vitamin B-2), niacin (vitamin B-3), magnesium, potasium, dan berbagai senyawa fenolik, atau antioksidan. Selain itu, manfaat kopi hitam yakni tanpa susu atau krim juga rendah kalori. Biji kopi juga mengandung polifenol, sejenis antioksidan. Antioksidan dapat membantu membersihkan tubuh dari radikal bebas, yang bersifat racun dan dapat menyebabkan peradangan. Selain dari berbagai manfaat tersebut pada dasarnya kopi terkenal untuk mencegah kantuk dan meningkatkan fokus. Namun ternyata kopi juga memiliki manfaat jangka panjang untuk mencegah penyakit Parkinson. Sebuah penelitian di Hawai, Amerika Serikat, meneliti manfaat tersebut.

Apa Itu Penyakit Parkinson?

Parkinson, adalah salah satu penyakit yang menyerang bagian saraf. Penyakit saraf yang memburuk secara bertahap serta memengaruhi otak yang berfungsi untuk mengendalikan tubuh. Pengidap penyakit ini kesulitan untuk mengatur gerakan tubuhnya untuk berbicara, menulis, dan bergerak.

Ada beberapa tahapan yang dilalui pengidap Parkinson. Pada stadium awal, penyakit Parkinson tergolong ringan dan tidak mengganggu aktivitas pengidapnya. Biasanya gejala Parkinson mulai terlihat ketika pengidap memasuki tahap ke dua. Memasuki stadium ke tiga, pengidap Parkinson mengalami gejala seperti gerakan yang melambat dan cukup mengganggu aktivitas.

Jika tidak diatasi, kondisi ini masuk pada stadium ke empat, kondisi ini membuat pengidap kesulitan untuk berjalan dan bergerak. Pada tahap akhir, pengidap Parkinson membutuhkan bantuan orang lain untuk menjalani aktivitas sehari-hari karena ia sudah kesulitan untuk berdiri atau berjalan.

Penyebab Penyakit Parkinson

Ada beberapa faktor lain yang menyebabkan kerusakan saraf penyebab penyakit Parkinson, seperti:

1. Usia

Umumnya penyakit Parkinson dialami oleh seseorang yang sudah memasuki usia 60 tahun keatas. Penyakit Parkinson jarang dialami oleh orang yang masih memiliki usia muda.

2. Adanya Lewy Body

Lewy body adalah jumlah yang tidak normal dari protein yang terbentuk di dalam saraf.

Cegah Parkinson dengan Kopi

Tahukah kamu kopi terkenal mampu membuat orang terjaga, tapi ternyata kopi juga bermanfaat untuk mencegah penyakit Parkinson. Kopi mengandung ratusan senyawa yang bisa berinteraksi dengan zat kimia dalam tubuh. Salah satu kandungan yang ditemukan para peneliti dalam kopi adalah EHT atau Eicosanoyl-5-hydroxytryptamide.

Penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari Rutgers Robert Wood Johnson Medical School Institute for Neurological Therapeutics di New Jersey, Amerika Serikat, mengatakan EHT adalah turunan asam lemak dari serotonin dalam lapisan biji kopi yang mengandung anti inflamasi dan mampu melindungi saraf. EHT disebut mampu untuk memperlambat timbulnya Parkinson.

Sebuah penelitian di Hawai, Amerika Serikat, juga meneliti manfaat dari mengkonsumsi kopi untuk mengurangi penyakit Parkinson. Penelitian itu dilakukan pada 8.004 partisipan yang dipantau selama 30 tahun. Hasilnya, ditemukan bahwa konsumsi kopi dapat menurunkan risiko penyakit Parkinson 20 tahun kemudian. Ditemukan juga bahwa orang-orang yang tidak mengonsumsi kopi memiliki risiko lima kali lebih besar mengalami Parkinson dibandingkan dengan orang-orang yang gemar ngopi secara rutin setiap hari.

Ada juga beberapa penelitian lain yang berskala lebih besar menemukan hal serupa. Penelitian yang dilakukan pada 47.351 pria dan 88.565 wanita, serta survei yang dilakukan pada 19.518 pria dan wanita menemukan penurunan risiko Parkinson. Lebih jelasnya, penurunan tersebut 50 persen lebih rendah pada orang-orang yang mengonsumsi minuman berkafein, seperti kopi dan teh, secara rutin minimal satu gelas per hari ketimbang mereka yang tidak mengonsumsinya.

Meskipun kopi bisa mencegah Parkinson, sebaiknya batasi pengonsumsian kopi karena kopi mengandung kafein yang dampaknya juga tidak terlalu baik jika secara berlebihan. Selain dengan kopi, kamu bisa mencegah penyakit Parkinson dengan gaya hidup sehat. Berolahraga secara teratur membantu kamu untuk menjaga kelenturan otot. Mulailah dengan melakukan olahraga ringan setiap hari agar kamu terhindar dari penyakit salah satunya penyakit Parkinson.

_______________

Reference: klikdokter.com, halodoc.com ☕

Kurangi Risiko Terkena Parkinson Dengan Minum Kopi

One thought on “Kurangi Risiko Terkena Parkinson Dengan Minum Kopi

  • 9 August 2022 at 04:39
    Permalink

    Неllо!
    Рerhаps my messagе is tоo ѕресіfiс.
    Βut mу oldеr ѕіstеr fоund а wоndеrful man hеre and they have a greаt rеlatіonship, but whаt abоut me?
    Ι am 26 уеаrѕ old, Аnikа, from thе Czeсh Rеpublіс, know Εnglіsh lаnguаge alѕo
    Αnd… bеtter to ѕay it іmmеdiately. Ι am bіѕеxual. Ι аm not ϳеalоus of anоther womаn… еѕрeсially іf wе mаkе lоvе tоgethеr.
    Αh yеѕ, Ι соok very taѕtуǃ аnd I lоve nоt onlу соok ;))
    Im reаl girl and lookіng for ѕеrіouѕ аnd hоt relаtіonѕhіp…
    Anуwаy, you сan fіnd my prоfile

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *