Kopi menjadi minuman populer di Indonesia sejak zaman dulu kala. Mulai dari rakyat kelas bawah sampai pejabat-pejabat negara begitu mengidolakan kopi. Minuman yang digemari banyak orang ini umumnya dinikmati saat pagi hari. Selain untuk menghilangkan kantuk, kopi mengandung kafein yang dianggap bisa membantu menurunkan berat badan dan menekan nafsu makan.Â
Tubuh manusia memiliki toleran terhadap efek kafein dari waktu ke waktu. Dalam jangka waktu pendek, kafein bisa meningkatkan laju metabolisme dan meningkatkan pembakaran lemak. Namun, setelah beberapa saat akan menjadi toleran terhadap efeknya. Walaupun kopi tidak membuat tubuh membakar kalori lebih banyak dalam jangka waktu panjang, masih ada kemungkinan kopi membantu menurunkan nafsu makan.Â
Dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa kopi mendorong pelepasan hormon peptida (YPP) yang dapat meningkatkan perasaan kenyang sehingga Anda tidak akan makan secara berlebihan nantinya. Selain itu, kopi tanpa kafein juga dapat mengurangi rasa lapar dengan efek yang bertahan hingga 3 jam lamanya setelah dikonsumsi.
Pada penelitian yang lain menunjukkan bahwa kafein memiliki efek mengurangi nafsu makan lebih banyak pada laki-laki. Sedangkan, pada perempuan cenderung mengonsumsi makanan lebih sedikit setelah minum kafein. Kopi atau kafein bisa membantu untuk menurunkan berat badan dalam jangka waktu lama tergantung dengan respon tubuh masing-masing karena tidak setiap orang mempunyai efek yang sama. Ada baiknya untuk mengatur pola makan dan menjalankan gaya hidup sehat bila ingin menurunkan berat badan dan tidak bergantung efek dari mengkonsumsi kafein saja.

_______________
Reference: kesehatan.kontan.co.id ☕





pantesan ngopi trus lupa makan