Ceritakopi Nusantara

Seperti halnya ranah kehidupan kita, kedai kopi yang merupakan ‘semesta kecil’ tempat kopi diracik dan temu tercipta memiliki beberapa aturan tak tertulis yang tak semua orang tahu. Aturan ini ditaati bagi mereka yang tahu dan sayangnya tak semua orang tahu bahwa ada poin-poin yang tak tertulis tapi selayaknya diikuti. Kenapa harus diikuti dan ditaati? Karena agar sama-sama nyaman. Para barista dan pekerja nyaman, para pengunjung dan penikmatnya pun nyaman. Apa saja itu? Berikut jawabannya.

Jangan memesan hanya air putih atau minuman murah.
Kedai kopi adalah tempat usaha yang perlu mendapatkan keuntungan dari penjualan produknya. Jika kita hanya memesan air putih atau minuman murah, kita tidak memberikan kontribusi yang cukup bagi kedai kopi. Apalagi jika kita berlama-lama di sana dan menggunakan fasilitas seperti wifi, listrik, atau toilet. Ini bisa dianggap sebagai tidak sopan atau bahkan merugikan kedai kopi.

Jangan menempati meja terlalu lama jika tidak ada pesanan tambahan.
Ini berhubungan dengan poin pertama. Jika kita sudah selesai minum atau makan, sebaiknya kita segera meninggalkan meja agar bisa digunakan oleh pengunjung lain yang ingin memesan. Jika kita ingin tetap berada di sana, kita bisa memesan minuman atau makanan tambahan sebagai tanda penghargaan kepada kedai kopi. Jangan lupa juga untuk membersihkan meja dari sampah atau sisa makanan sebelum pergi.

Jangan berisik atau mengganggu pengunjung lain.
Kedai kopi adalah tempat yang cocok untuk bersantai, bekerja, belajar, atau berbincang dengan teman. Namun, kita harus tetap menjaga suara dan tingkah laku kita agar tidak mengganggu pengunjung lain yang mungkin sedang melakukan hal yang sama. Jangan berbicara terlalu keras, mendengarkan musik tanpa earphone, atau menonton video dengan volume tinggi. Juga jangan mengambil foto atau video tanpa izin dari pengelola atau pengunjung lain.

Jangan membuang sampah sembarangan.
Ini adalah aturan umum yang berlaku di mana saja, termasuk di kedai kopi. Kita harus bertanggung jawab atas sampah yang kita hasilkan dan membuangnya di tempat yang sudah disediakan. Jangan meninggalkan sampah di meja, lantai, atau toilet. Juga jangan membuang sampah organik seperti kulit buah atau biji kopi di tempat sampah biasa, karena bisa menimbulkan bau dan serangga.

Jangan mengkritik produk atau pelayanan kedai kopi secara semena-mena.
Kita harus menghargai usaha dan kerja keras yang dilakukan oleh pengelola dan karyawan kedai kopi untuk menyajikan produk dan pelayanan yang berkualitas. Jika kita merasa tidak puas dengan sesuatu, kita bisa memberikan masukan atau saran secara sopan dan konstruktif kepada mereka. Jangan langsung mengeluh atau mencela di media sosial tanpa memberikan kesempatan kepada mereka untuk memperbaiki kesalahan.

Taati Cara Pesan Sesuai Aturan
Tak semua kedai kopi cara pemesanannya dengan kamu menunggu di meja. Kebanyakan sekarang kedai kopi baik waralaba maupun kedai kopi lokal sudah mempersilakan pemesanan di kasir alias self service. Self service ternyata berbeda-beda. Ada yang pesan di kasir lalu kopinya diantar ke meja. Ada pula yang pesan di kasir lalu kopinya dijemput sendiri. Haraplah diikuti peraturan yang sudah diterapkan ini. Tak ada salahnya melayani diri sendiri. Jika tak suka dengan sistem yang ada, kamu bisa pilih kedai lain sesuai keinginanmu.

Maaf, Tolong dan Terimakasih
Tiga kata ajaib ini berlaku untuk pelanggan dan pekerja di kedai kopi. Jadi kalau bisa digunakan agar kedai kopi terasa lebih damai, nyaman dan tentunya membahagiakan.

Itulah beberapa aturan tak tertulis di kedai kopi yang perlu kita ketahui dan patuhi. Dengan begitu, kita bisa menikmati waktu kita di kedai kopi dengan nyaman dan menyenangkan, sekaligus menghormati hak dan kewajiban kita sebagai pengunjung.

Aturan Tak Tertulis Di Kedai Kopi
Tagged on:         

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *