
Mengurangi asupan kopi boleh dibilang sebagai hal yang susah dilakukan pecinta kopi. Beberapa penikmat kopi bahkan sering menikmati secangkir kopi mendekati waktu tidur hingga kebiasaan itu bisa memengaruhi kualitas tidur di malam hari.
Lalu bagaimana caranya mempertahankan kualitas tidur yang baik, tanpa mengurangi asupan kafein di sore atau malam hari? Psikolog klinis dan spesialis tidur berlisensi, Michael J Breus, PhD mengatakan, solusinya adalah memakan brokoli.
Menurut Breus, kafein memiliki waktu paruh (half-life) antara enam hingga delapan jam. Waktu paruh adalah waktu yang dibutuhkan agar jumlah bahan atau zat berkurang menjadi setengah dari nilai awal. Sederhananya, jika kita meminum kopi pada pukul 14.00, maka hanya 50 persen kafein akan hilang dari tubuh kita pada pukul 22.00.
Namun jika kita kebetulan mengonsumsi kafein pada malam hari, brokoli dapat membantu untuk mencerna kafein lebih cepat. Satu penelitian yang dimuat dalam jurnal Current Drug Metabolism menemukan, brokoli menginduksi enzim sitokrom P450 yang membantu memetabolisme kafein dalam tubuh.
Jadi jika kita meminum kopi larut malam, makan saja brokoli kukus. Memakan brokoli yang dikukus mengurangi risiko kembung akibat minum kopi menjelang tidur.
_______________
Reference: kompas.com ☕




