Perayaan HUT Ke-1 Hutan Mangrove Gunung Anyar: Kolaborasi DKPP Surabaya dan Bumi Bhakti Foundation
Surabaya, 26 Juli 2024 – Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya (DKPP) merayakan hari ulang tahun (HUT) pertama Hutan Mangrove Gunung Anyar yang telah bertransformasi menjadi destinasi wisata mangrove yang dikelola oleh DKPP Surabaya. Perayaan ini tidak hanya menandai satu tahun pengelolaan yang sukses, tetapi juga menjadi momen penting untuk memperkuat komitmen terhadap pelestarian lingkungan.
Pada kesempatan ini, DKPP Surabaya menggandeng Bumi Bhakti Foundation sebagai mitra dalam kegiatan penanaman 3000 pohon mangrove. Bumi Bhakti Foundation, yang memiliki misi serupa dalam pelestarian lingkungan melalui penanaman pohon, menyambut baik inisiatif ini dengan menyumbangkan 2000 bibit pohon mangrove. Kolaborasi ini merupakan sinergi yang sempurna antara program penanaman mangrove yang telah dijalankan oleh Bumi Bhakti Foundation sepanjang tahun 2024 dengan perayaan HUT hutan mangrove.
Hutan mangrove memegang peranan krusial dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan melindungi garis pantai dari abrasi. Oleh karena itu, perlu adanya upaya berkelanjutan untuk mengatasi masalah yang dihadapi hutan mangrove, termasuk penyediaan lahan konservasi. Lahan konservasi ini akan berfungsi sebagai benteng dalam menjaga dan melestarikan hutan mangrove, sehingga manfaat ekologis yang ditawarkan dapat dimaksimalkan.
Dalam perayaan ini, Kopibara, sebuah merek kopi lokal yang terkenal, turut serta sebagai sponsor. Kopibara memberikan dukungan tidak hanya dalam bentuk mengikuti kegiatan acaranya, tetapi juga dengan menyediakan goodie bag berisikan Kopi Yahud untuk seluruh peserta kegiatan dari tim Bumi Bhakti Foundation. Kopi Bara merupakan salah satu brand lokal yang menyediakan berbagai jenis pilihan kopi terbaik dari nusantara. Hal ini menunjukkan bahwa dukungan terhadap inisiatif lingkungan dapat datang dari berbagai sektor, termasuk industri kopi.
Perayaan HUT ke-1 Hutan Mangrove Gunung Anyar ini menjadi bukti bahwa kerjasama antar lembaga dan dukungan dari berbagai pihak dapat menciptakan dampak positif yang signifikan terhadap pelestarian lingkungan. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran akan pentingnya hutan mangrove, tetapi juga memperkuat komunitas yang peduli terhadap lingkungan hidup. Semoga ke depannya, lebih banyak lagi kolaborasi serupa yang terbentuk untuk menjaga keberlanjutan alam kita.





